PESISIR BARAT – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan terus didorong jajaran Polres Pesisir Barat (Pesbar) melalui gerakan Green Policing. Upaya tersebut diwujudkan dengan menanam bibit pohon jambon dan jagung di lahan pembangunan Markas Komando (Mako) Polres Pesbar, Pekon Sukajadi, Kecamatan Krui Selatan, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Pesbar AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., itu merupakan bentuk dukungan terhadap program Kapolri tentang Green Policing. Gerakan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam dan memanfaatkan lahan yang tersedia agar memberikan manfaat.
Penanaman pohon dan jagung tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Pesbar, tokoh masyarakat, serta personel Polres Pesbar.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong lingkungan yang lebih hijau sekaligus produktif.
Kapolres Pesbar AKBP Rinto Haivan Simbolon mengatakan, gerakan Green Policing tidak sekadar berupa kegiatan penanaman pohon, tetapi menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup melalui tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, upaya penghijauan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada program pemerintah maupun kegiatan institusi tertentu.
"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan. Melalui gerakan Green Policing, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam, menciptakan lingkungan yang hijau dan asri, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup," katanya.
Ia menjelaskan, penanaman bibit pohon jambon di kawasan pembangunan Mako Polres Pesbar diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penghijauan lingkungan dalam jangka panjang.
Keberadaan pepohonan juga diharapkan mampu menciptakan kawasan yang lebih nyaman sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekitar. Di sisi lain, pemanfaatan lahan melalui penanaman jagung menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.
"Langkah itu sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan upaya mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional," jelasnya.
Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif dapat dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas, terutama dalam mendukung ketersediaan pangan. Langkah tersebut juga dapat mendorong masyarakat agar tidak membiarkan lahan yang masih berpotensi dimanfaatkan menjadi terbengkalai.
Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan kegiatan produktif sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.