Kehadiran varian R juga memperlihatkan upaya Kawasaki menawarkan pilihan motor bebek dengan fitur yang lebih menarik di tengah ketatnya persaingan pasar otomotif saat itu.
Salah satu daya tarik utama Kawasaki Kaze R terletak pada sektor dapur pacunya. Motor ini menggunakan mesin empat langkah, SOHC, satu silinder, dengan kapasitas 111,6 cc.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal sekitar 8,4 PS pada putaran 8.500 rpm dan torsi sekitar 8,6 Nm pada 3.500 rpm.
Untuk mendukung sistem pembakaran, Kawasaki membekali Kaze R dengan karburator Keihin PB18 yang berfungsi mengatur suplai bahan bakar ke ruang pembakaran.
Sementara itu, sistem transmisinya menggunakan empat percepatan manual dengan pola perpindahan gigi nonrotari.
Pengendara juga mendapatkan dua pilihan untuk menghidupkan mesin, yakni electric starter dan kick starter.
Kombinasi spesifikasi tersebut membuat Kawasaki Kaze R memiliki karakter performa yang cukup menarik untuk ukuran motor bebek pada era 1990-an.
Dari sisi tampilan, Kawasaki Kaze R memiliki desain khas motor bebek era 1990-an. Bentuk bodinya cenderung mengotak dengan dimensi yang terlihat besar sehingga memberikan kesan kokoh dan gagah.
Bagian depan menggunakan lampu utama berukuran lebar dengan dua bohlam. Sementara itu, bagian belakang memiliki desain lampu rem dan lampu sein yang masih dibuat terpisah.
Pada bagian panel instrumen, Kawasaki Kaze R sudah dilengkapi indikator posisi gigi atau gear position. Fitur ini membantu pengendara mengetahui posisi transmisi ketika berkendara.
Motor tersebut juga memiliki keran bahan bakar dengan tiga pilihan posisi, yakni ON, OFF, dan RES atau cadangan. Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengendara ketika persediaan bahan bakar utama mulai menipis.
Hal menarik lainnya terdapat pada sistem pelumasan. Kawasaki menerapkan sistem penyaringan oli terpisah untuk poros kem dan poros engkol.