Teknologi tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan keluarga Kaze pada masanya.
Setelah kehadiran Kaze R, Kawasaki kembali melakukan pengembangan terhadap keluarga motor bebek tersebut.
Pada 1997, Kawasaki memperkenalkan Kaze VR. Varian ini mendapatkan pembaruan berupa penggunaan pelek racing atau pelek palang yang membuat tampilannya terlihat lebih sporty.
Selain perubahan pada bagian roda, desain lampu belakang dan lampu sein juga mengalami pembaruan. Lampu sein yang sebelumnya dibuat terpisah kemudian disatukan dengan lampu belakang.
Perjalanan keluarga Kaze berlanjut pada 2005 melalui kehadiran Kawasaki Kaze R 125. Motor ini menggunakan mesin berkapasitas sekitar 124,6 cc yang dikembangkan dari keluarga Kawasaki Blitz dan Kaze.
Pada generasi tersebut, Kawasaki menawarkan dua pilihan, yakni Kaze R 125 dan Kaze VR 125. Perbedaan utama kedua model tersebut terletak pada penggunaan jenis pelek.
Pengembangan ini memperlihatkan upaya Kawasaki mempertahankan eksistensinya di segmen motor bebek ketika pasar otomotif Indonesia mulai mengalami perubahan dan persaingan semakin ketat.
Kawasaki Kaze R memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya cukup dikenal di kalangan pencinta motor bebek klasik.
Beberapa kelebihan yang menjadi daya tarik motor ini antara lain:
1. Kapasitas mesin 111,6 cc: Tergolong besar untuk motor bebek pada masa peluncurannya.
2. Karakter mesin bertenaga: Memiliki tenaga yang cukup menarik, terutama pada putaran menengah hingga atas.