Sarabba, Minuman Tradisional Khas Makassar yang Kaya Rempah dan Menghangatkan Tubuh

Sarabba khas Makassar dikenal sebagai minuman tradisional hangat dengan perpaduan jahe, santan, dan gula merah.
Yayan Prantoso - Jumat, 22 Mei 2026 - 04:24 WIB
Sarabba khas Makassar disajikan hangat dengan perpaduan jahe, santan, dan gula merah yang kaya aroma rempah.
Sarabba khas Makassar disajikan hangat dengan perpaduan jahe, santan, dan gula merah yang kaya aroma rempah. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

MAKASSAR – Sarabba merupakan minuman tradisional khas masyarakat Bugis dan Makassar di Sulawesi Selatan. Minuman ini dikenal karena cita rasanya yang hangat, manis, pedas, serta memiliki aroma rempah yang kuat.

Sarabba kerap dijadikan minuman penghangat tubuh, terutama saat malam hari, cuaca dingin, atau musim hujan. Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, Sarabba bukan sekadar minuman biasa, tetapi juga bagian dari budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Minuman tradisional ini sering disajikan saat berkumpul bersama keluarga, acara adat, hingga menjadi teman santai di warung kopi khas Makassar.

Asal Usul Sarabba

Sarabba telah lama dikenal dalam budaya Bugis-Makassar. Nama “Sarabba” diyakini berasal dari istilah lokal yang merujuk pada minuman jahe yang dicampur santan dan gula merah.

Advertisements

Minuman ini berkembang dari kebiasaan masyarakat pesisir yang membutuhkan asupan hangat untuk menjaga stamina saat bekerja malam hari atau melaut.

Di Makassar dan wilayah sekitarnya, Sarabba juga kerap dijadikan minuman penyambut tamu. Kehangatannya dianggap mencerminkan keramahan masyarakat Sulawesi Selatan.

Seiring perkembangan zaman, Sarabba kini mudah ditemukan di warung kaki lima hingga kafe modern yang mengangkat konsep kuliner tradisional.

Bahan Utama Sarabba

Keunikan Sarabba terletak pada perpaduan bahan alami sederhana yang menghasilkan cita rasa khas dan kaya manfaat.

Advertisements

Bahan utama Sarabba:

  • Jahe segar
  • Santan kelapa
  • Gula merah
  • Merica
  • Kuning telur ayam kampung
  • Susu kental manis (variasi modern)

Jahe menjadi bahan paling dominan karena memberikan sensasi hangat dan aroma khas yang kuat. Santan menghadirkan rasa gurih dan tekstur lembut, sedangkan gula merah memberikan rasa manis alami yang khas Nusantara.

Pada beberapa versi tradisional, Sarabba juga ditambahkan kuning telur ayam kampung untuk menambah energi sekaligus menciptakan tekstur lebih creamy.

Cara Pembuatan Sarabba

Pembuatan Sarabba terbilang sederhana, namun membutuhkan ketelitian agar perpaduan rasa rempah dan santannya tetap seimbang.

Jahe biasanya dibakar atau dimemarkan terlebih dahulu agar aromanya keluar maksimal. Setelah itu, jahe direbus bersama air, gula merah, dan merica hingga mendidih.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements