Minyakita Rp15.500 Diserbu Warga, 6.000 Liter Ludes Terjual di Lampung Barat

Pemkab Lampung Barat bersama BULOG menjual Minyakita Rp15.500 per liter dan disambut antusias warga.
Lusiana Purba - Jumat, 22 Mei 2026 - 17:51 WIB
Warga Rela Antri Demi Mendapatkan Minyak Goreng pada Kegiatan Operasi Pasar yang Digelar di Pasar Liwa.
Warga Rela Antri Demi Mendapatkan Minyak Goreng pada Kegiatan Operasi Pasar yang Digelar di Pasar Liwa. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARATOperasi pasar murah minyak goreng Minyakita yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Perum BULOG disambut antusias masyarakat. Selama enam hari pelaksanaan, sebanyak 6.000 liter minyak goreng habis terjual di sejumlah titik operasi pasar.

Ratusan warga rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan Minyakita dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran. Antrean panjang terlihat di hampir seluruh lokasi operasi pasar, mulai dari Pasar Liwa hingga sejumlah titik lainnya.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Lampung Barat, Seno Susanto, mendampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Syafaruddin, mengatakan operasi pasar terakhir digelar di Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Jumat (22/5/2026).

“Untuk hari terakhir di Pasar Liwa kami menyiapkan sekitar 600 liter atau 50 dus Minyakita,” ujar Seno.

Advertisements

Ia menjelaskan, operasi pasar dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 12-13 Mei dan kembali dilanjutkan pada 18-22 Mei 2026. Kegiatan tersebut merupakan langkah pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Menurut Seno, total minyak goreng yang disiapkan selama operasi pasar mencapai 500 dus atau setara 6.000 liter. Distribusi dilakukan di beberapa titik, di antaranya Pasar Liwa, Pasar Seblat Kecamatan Sukau, Pasar Sukarami, hingga Pekon Canggu.

“Antusias masyarakat sangat tinggi. Hampir di setiap lokasi warga memadati area operasi pasar untuk membeli Minyakita,” katanya.

Dalam operasi pasar tersebut, Minyakita dijual dengan harga Rp15.500 per liter. Harga itu dinilai jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran yang belakangan mengalami kenaikan.

Advertisements

Untuk menjaga pemerataan distribusi, pemerintah membatasi pembelian maksimal dua liter per orang. Kebijakan tersebut diterapkan agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaat operasi pasar murah, terutama kalangan ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

“Pembatasan pembelian ini dilakukan supaya distribusinya merata dan tidak ada penumpukan pembelian oleh satu pihak saja,” jelasnya.

Ia menambahkan, operasi pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Pemerintah daerah juga ingin memastikan masyarakat tetap memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga terjangkau.

“Harapannya kegiatan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah harga kebutuhan pokok yang masih fluktuatif,” ungkapnya.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements