Ia juga menunjukkan konsistensi sejak awal musim.
Pada debutnya di Chang International Circuit, Thailand, Veda memulai balapan dari posisi kelima dan mampu mempertahankannya hingga finis.
Selanjutnya, ia beberapa kali start dari barisan depan bersama Honda Team Asia, menandakan kecepatan yang kompetitif di kelas Moto3.
Gaya balap Veda turut menjadi daya tarik tersendiri.
Ia dikenal agresif dan berani mengambil risiko, gaya yang kerap dibandingkan dengan Marc Marquez melalui teknik late braking dan manuver tajam.
Namun, karakter tersebut juga membawa konsekuensi.
Veda sempat mengalami kecelakaan high side saat balapan di Austin yang membuatnya gagal meraih poin.
Insiden serupa kembali terjadi saat sesi kualifikasi di Jerez, Spanyol.
Meski harus memulai balapan dari posisi ke-17, Veda menunjukkan mental kuat dengan menyalip banyak rival dan finis di posisi keenam.
Hingga beberapa seri awal, Veda telah mengumpulkan 37 poin dan berada di posisi keenam klasemen sementara.
Ia pun mulai disebut sebagai kandidat kuat peraih gelar Rookie of the Year 2026.
Dengan usia yang masih sangat muda, peluang perkembangan Veda terbuka lebar.