Akan tetapi, akurasi kontras warna Infinix dinilai jauh lebih memanjakan indera penglihatan. Layar Infinix menembus standar sRGB seratus persen yang asyik banget untuk preview foto studio premium gaya sinematik.
Layar Poco sering kali diprotes pengguna karena terkalibrasi agak kekuningan dari sananya. Untungnya, Poco memberikan kompensasi dengan melengkapi dukungan format mewah Dolby Vision bawaan.
Tambahan Fitur Spesial dan Optik Kamera
Sektor nilai tambah Infinix diperkuat oleh sepasang tombol taktil shoulder trigger di sisi bodinya. Fitur kendali manual ini memberikan keuntungan gerak yang masif di arena peperangan virtual.
Infinix juga menyertakan cip khusus bernama N1 yang diklaim ampuh menstabilkan tangkapan sinyal. Sementara itu, Poco menjawabnya dengan spesifikasi ruang penyimpanan UFS 4.1 dan WiFi 7.
Bagaimana dengan urusan tangkapan jepretan kameranya? Kedua merek tersebut memang tidak merancang ponsel ini untuk keperluan fotografi khusus.
Hasil rekaman lensa utamanya tergolong cukup sepadan dengan nilai harganya. Meski begitu, rentang dinamis kamera Infinix terlihat lumayan lebih kaya detail bayangannya.
Kestabilan guncangan saat merekam video 4K di Poco rupanya justru terasa lebih rapi.
Kesimpulan: Pilihan Ada di Tanganmu
Sampailah kita pada babak akhir untuk menentukan siapa rajanya di kelas enam jutaan ini. Jika prioritas utamamu adalah performa prosesor buas, Poco X8 Pro Max adalah pemenangnya.
Membayar enam juta demi performa sekelas ponsel premium adalah sebuah investasi yang langka. Spesifikasi perangkat keras Poco sangat tangguh untuk digunakan bertahun-tahun ke depan.
Namun di sisi lain, Infinix GT 50 Pro sama sekali bukanlah produk kacangan yang pantas diabaikan. Bagi gamers sejati penikmat sesi panjang, fitur pendingin liquid Infinix jauh lebih berguna.
Tombol tambahan fisik dan akurasi layarnya memberikan kenyamanan yang tak ternilai harganya. Silakan sesuaikan pilihan dompetmu dengan kebiasaan gaya bermain harianmu masing-masing.
Kira-kira, mana nih ponsel gahar yang akhirnya bakal kamu tebus duluan?