"Selain untuk menjaga kondisi infrastruktur jalan, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas," katanya.
Dalam pelaksanaannya, Dishub Pesbar juga akan memperkuat koordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Barat melalui pelaksanaan razia gabungan terhadap kendaraan angkutan barang yang beroperasi maupun melintas di wilayah setempat.
Melalui kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan administrasi kendaraan dan pengawasan tonase, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengemudi serta pemilik kendaraan terkait pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan ketentuan angkutan barang.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pesisir Barat terkait rencana pelaksanaan razia gabungan. Dalam kegiatan itu nantinya akan dilakukan sosialisasi mengenai kendaraan over tonase, over dimensi, serta imbauan kepada kendaraan angkutan yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah agar segera dimutasi ke Kabupaten Pesisir Barat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada pelaku usaha transportasi dan pengemudi. Langkah tersebut penting agar mereka memahami risiko serta konsekuensi dari pelanggaran dimensi dan muatan kendaraan.
Menurutnya, kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) masih menjadi persoalan yang memerlukan perhatian bersama karena berdampak pada keselamatan pengguna jalan dan umur layanan infrastruktur yang dibangun pemerintah.
“Kami berharap seluruh pihak dapat mendukung program ini. Selain membantu meningkatkan pendapatan daerah, kepatuhan terhadap aturan kendaraan dan angkutan barang juga akan memberikan manfaat bagi keselamatan pengguna jalan serta keberlangsungan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pesisir Barat,” pungkasnya. (*)