LSM Trinusa Desak Kalapas Kotabumi Dicopot, Soroti Dugaan Peredaran Narkoba dan Pungli

LSM Triga Nusantara menuntut evaluasi menyeluruh terhadap Lapas Kelas IIA Kotabumi, sementara Kalapas menyatakan siap diaudit dan melibatkan masyarakat dalam pengawasan.
Hasan Saputra - Kamis, 02 Jul 2026 - 19:51 WIB
Demo di Lapas Kotabumi, LSM Trinusa Minta Dirjen PAS Evaluasi Total Kalapas
Demo di Lapas Kotabumi, LSM Trinusa Minta Dirjen PAS Evaluasi Total Kalapas - Foto Hasan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

"Aparat pengawas, auditor negara dan penegak hukum perlu menelusuri setiap rupiah anggaran yang telah dibelanjakan. Dokumen pengadaan harus dibandingkan dengan kondisi nyata di lapangan," tegasnya.

Setelah sekitar satu jam menyampaikan aspirasi, perwakilan massa diterima berdialog dengan Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat membuka ruang komunikasi antara pihak lapas dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan.

Usai dialog, Tomi menyatakan pihaknya terbuka terhadap pengawasan dari masyarakat, termasuk melibatkan LSM Triga Nusantara dalam upaya pengawasan ke depan.

"Kita siap. Bahkan dalam dialog tadi kita sepakat dalam pengawasan melibatkan LSM Triga Nusantara Indonesia dan kami siap apabila ingin diaudit ke depannya," kata Tomi.

Advertisements

Berdasarkan unggahan akun Instagram resmi Lapas Kelas IIA Kotabumi, pada razia yang digelar 23 Juni 2026 petugas menyita tujuh unit telepon genggam. Sementara pada razia berikutnya, 30 Juni 2026, kembali ditemukan enam unit telepon genggam di dalam lapas.

Temuan tersebut menjadi sorotan massa aksi karena dinilai menunjukkan masih adanya celah yang memungkinkan barang-barang terlarang masuk ke dalam Lapas Kelas IIA Kotabumi.

 

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements