Cinta Sehidup Semati, Ibunda Bunga Zainal Siapkan Makam Berdampingan dengan Suami

Kepergian ayah Bunga Zainal menyisakan kisah cinta sejati dan keteguhan keluarga menghadapi ujian hidup.
Lusiana Purba - Rabu, 06 Mei 2026 - 16:16 WIB
Bunga Zainal.
Bunga Zainal. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

JAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga Bunga Zainal setelah sang ayahanda, Sapuri bin Husein, meninggal dunia pada Selasa, 5 Mei 2026. Kepergian almarhum menjadi momen emosional, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga publik yang mengikuti kisah haru di detik-detik terakhir hidupnya.

Sapuri diketahui telah lama berjuang melawan kanker sejak 2021, tak lama setelah pandemi COVID-19 melanda. Selama kurang lebih lima tahun, ia menjalani berbagai pengobatan dan perawatan medis, dengan kondisi yang sempat naik turun.

Dalam masa perjuangan tersebut, sang istri, Evi Zainal, menjadi pendamping setia yang tak pernah meninggalkan suaminya. Ia selalu berada di sisi Sapuri, baik dalam kondisi sehat maupun saat melewati masa sulit, menunjukkan keteguhan dan kesabaran luar biasa.

Memasuki masa akhir kehidupannya, kondisi Sapuri semakin menurun hingga harus menjalani operasi yang berdampak pada hilangnya kemampuan berbicara. Meski tidak lagi dapat berkomunikasi secara verbal, hubungan emosional dengan keluarga tetap terjalin erat.

Advertisements

Bunga Zainal mengungkapkan bahwa komunikasi di saat-saat terakhir lebih banyak dilakukan melalui bahasa tubuh dan isyarat. Keluarga yang telah saling memahami mampu menangkap maksud dari setiap gerakan kecil yang ditunjukkan almarhum.

Momen paling mengharukan terjadi sesaat sebelum Sapuri mengembuskan napas terakhir. Dalam kondisi lemah, ia menggerakkan jari-jarinya seperti sedang menghitung, yang kemudian dipahami sebagai tanda memastikan seluruh anaknya telah berkumpul.

Sang istri yang paling memahami isyarat tersebut menyebutkan satu per satu nama anak mereka. Suasana haru tak terelakkan ketika seluruh anggota keluarga dipastikan hadir. Tak lama setelah itu, Sapuri meninggal dunia dengan tenang.

Bagi Bunga, pengalaman tersebut menjadi kenangan mendalam. Ia bersyukur dapat berada di sisi sang ayah hingga detik terakhir dan sempat menyampaikan perpisahan secara langsung.

Advertisements

Di balik duka, kisah lain yang tak kalah menyentuh datang dari Evi Zainal. Selama bertahun-tahun, ia menunjukkan kesetiaan luar biasa dalam mendampingi suaminya, bahkan telah menyiapkan makam untuk dirinya sendiri.

Makam tersebut direncanakan berada tepat di samping makam sang suami, sebagai simbol keinginan untuk tetap bersama, tidak hanya selama hidup tetapi juga setelah kematian.

Keputusan itu mendapat dukungan penuh dari keluarga. Bagi mereka, hal tersebut merupakan bentuk cinta sejati yang layak dihormati.

Sapuri bin Husein dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Rabu, 6 Mei 2026. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri keluarga serta kerabat terdekat.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements