Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 300 hp, angka yang sangat impresif pada era 1930-an.
Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual tiga percepatan, memungkinkan mobil melaju hingga sekitar 200 km/jam, sebuah pencapaian luar biasa untuk kendaraan berukuran raksasa pada zamannya.
Spesifikasi Bugatti Royale Type 41:
- Mesin Straight-8 12.763 cc
- Konfigurasi SOHC tiga katup per silinder
- Tenaga sekitar 300 hp
- Transmisi manual 3 percepatan
- Penggerak roda belakang (RWD)
- Panjang bodi sekitar 6,4 meter
- Wheelbase sekitar 4,3 meter
- Bobot sekitar 3,2 ton
- Kapasitas tangki bahan bakar sekitar 190 liter
Ornamen kap mesin berbentuk gajah karya Rembrandt Bugatti
Pada masa peluncurannya, Bugatti Royale dibanderol sekitar 100.000 Reichsmark, hampir tiga kali lebih mahal dibandingkan sedan mewah lainnya pada era tersebut. Harga fantastis itu membuat mobil ini hanya dapat dimiliki kalangan elite.
Kini, setiap unit Bugatti Royale memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Mobil-mobil tersebut hampir tidak pernah diperjualbelikan secara bebas karena sebagian besar telah menjadi koleksi museum atau kolektor ternama di dunia.
Meski proyek Royale tidak berhasil secara komersial, Ettore Bugatti berhasil menciptakan salah satu mobil paling berpengaruh dalam sejarah otomotif.
Mesin-mesin yang tidak terpakai bahkan kemudian dimanfaatkan sebagai penggerak kereta cepat Prancis, membantu perusahaan bertahan di tengah krisis ekonomi dunia.
Lebih dari sembilan dekade setelah pertama kali diperkenalkan, Bugatti Royale Type 41 tetap menjadi simbol kemewahan, prestise, dan inovasi teknik otomotif.
Perpaduan desain elegan, dimensi raksasa, mesin 12,7 liter, serta jumlah produksi yang sangat terbatas menjadikan mobil ini sebagai salah satu kendaraan klasik paling prestisius dan paling diburu kolektor di dunia.