Pernyataan Keras Kadis PSDA Lampung Viral, Kebebasan Pers Dipertanyakan

Pernyataan keras Kadis PSDA Lampung saat forum FGD menuai kritik jurnalis dan memunculkan kekhawatiran soal kebebasan pers.
Dedi Andrian - Rabu, 29 Apr 2026 - 12:29 WIB
Insiden FGD Lampung kembali angkat isu kebebasan pers dan etika pejabat publik
Insiden FGD Lampung kembali angkat isu kebebasan pers dan etika pejabat publik - Ilustrasi Medialampung.co.id

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

“Ini kan kegiatan resmi. Kami bekerja untuk dokumentasi dan publikasi,” ujarnya menegaskan.

Sejumlah jurnalis lain yang berada di lokasi turut mengonfirmasi adanya permintaan agar wartawan tidak berada di posisi tertentu karena dianggap menghalangi pandangan. Kondisi ini memperlihatkan adanya ketegangan antara kebutuhan teknis acara dan kebebasan kerja pers di lapangan.

Dalam perspektif yang lebih luas, polemik ini kembali menyoroti relasi antara pejabat publik dan media. Kebebasan pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang tidak hanya dijamin secara normatif, tetapi juga harus dihormati dalam praktik sehari-hari.

“Pers bukan sekadar peliput peristiwa, melainkan jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” menjadi refleksi yang relevan dalam konteks ini.

Advertisements

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lanjutan dari pihak terkait mengenai maksud utuh dari pernyataan yang disampaikan. Publik kini menanti penjelasan resmi sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya meredakan polemik.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa komunikasi publik membutuhkan kehati-hatian, terutama di era keterbukaan informasi. Lebih dari itu, penghormatan terhadap kerja jurnalistik menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik dan kualitas demokrasi.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements