Meski memiliki bobot cukup besar, proporsi rangka dan distribusi berat yang baik membuat motor ini tetap stabil ketika melaju pada kecepatan tinggi.
Keunggulan utama Ariel Square Four terletak pada konstruksi mesinnya yang tidak lazim.
Empat silinder disusun membentuk pola persegi dengan dua poros engkol yang bekerja secara bersamaan.
Konfigurasi tersebut menghasilkan karakter mesin yang halus, minim getaran, serta mampu memberikan tenaga secara merata di setiap putaran mesin.
Pada generasi terakhir, Ariel Square Four dibekali mesin 995 cc OHV berpendingin udara yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 40 hp.
Performa tersebut memungkinkan motor melaju hingga kecepatan sekitar 160 km/jam, menjadikannya salah satu sepeda motor tercepat dan paling bertenaga pada zamannya.
Spesifikasi Ariel Square Four:
- Mesin 4 silinder Square Four
- Kapasitas mesin 995 cc
- Sistem katup OHV (versi akhir)
- Pendingin udara
- Karburator tunggal
- Transmisi manual 4 percepatan
- Penggerak rantai
- Rem tromol depan dan belakang
- Pelek jari-jari
- Kecepatan maksimum sekitar 160 km/jam
- Bobot sekitar 220–230 kg
Di balik reputasinya sebagai motor premium, Ariel Square Four sempat menghadapi tantangan teknis pada generasi awal.
Dua silinder yang berada di bagian belakang diketahui mengalami pendinginan yang kurang optimal karena terbatasnya aliran udara.
Kondisi tersebut mendorong Ariel melakukan sejumlah penyempurnaan, termasuk penggunaan blok mesin dan kepala silinder berbahan aluminium untuk meningkatkan pelepasan panas sekaligus menjaga performa mesin.
Perbaikan tersebut terbukti mampu meningkatkan keandalan motor tanpa menghilangkan karakter khas mesin Square Four.
Meski telah lama berhenti diproduksi, Ariel Square Four tetap memiliki nilai jual tinggi di pasar kendaraan klasik internasional.