BANDAR LAMPUNG – Jauh sebelum Kawasaki, Honda, Suzuki, dan Yamaha mendominasi dunia superbike, Inggris telah lebih dahulu melahirkan sepeda motor berperforma ekstrem.
Salah satu yang paling legendaris adalah Vincent Black Shadow, motor yang pada akhir 1940-an dikenal sebagai salah satu sepeda motor produksi tercepat di dunia.
Diperkenalkan oleh Vincent Motorcycles pada 1948, Black Shadow merupakan pengembangan dari Vincent Rapide.
Motor ini memadukan mesin V-Twin berkapasitas hampir 1.000 cc, konstruksi inovatif, bobot yang relatif ringan, serta performa yang pada masanya berada jauh di depan kompetitor.
National Motor Museum mencatat Black Shadow dikembangkan dengan target mampu melaju nyaman pada kecepatan 100 mph sekaligus mencapai sekitar 125 mph.
Pada varian Series D tahun 1955, tenaga yang dihasilkan tercatat mencapai 55 bhp pada 5.700 rpm.
Vincent Black Shadow lahir dari ambisi Philip Vincent dan tim insinyurnya untuk menciptakan versi berperforma lebih tinggi dari Rapide.
Pengembangan motor tersebut turut melibatkan insinyur terkenal Phil Irving dan George Brown.
Prototipe Black Shadow tercatat selesai pada Februari 1948 dan dalam pengujian mampu mencapai kecepatan sekitar 122 mph atau hampir 196 km/jam.
Model produksinya kemudian diperkenalkan kepada publik dalam Motorcycle Show di Earls Court, London, pada 1948.
Black Shadow bukan sekadar Rapide dengan mesin yang dibuat lebih bertenaga.
Vincent melakukan berbagai penyempurnaan pada komponen mesin, saluran masuk, komponen internal, serta sistem karburasi.