LAMPUNG TENGAH – Polres Lampung Tengah bersama jajaran Polda Lampung memperkuat pengamanan di kantor PT Bumi Sentosa Abadi (BSA), Kecamatan Anak Tuha, pasca terjadinya perusakan dan pembakaran sejumlah bangunan serta aset perusahaan, Rabu 12 Agustus 2027.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi lanjutan setelah insiden yang dipicu persoalan lahan tersebut.
Personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Mereka terdiri dari Dit Samapta Polda Lampung, Brimob Polda Lampung, Polres rayonisasi serta unsur TNI.
Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolda Lampung dan sejumlah pejabat utama Polda Lampung juga turun langsung ke lokasi.
Kedatangan jajaran pimpinan Polda Lampung tersebut untuk melihat kondisi terkini sekaligus memastikan pengamanan di sekitar kompleks PT BSA berjalan optimal.
Sebelumnya, ratusan massa dari tiga kampung di Kecamatan Anak Tuha mendatangi kompleks PT BSA. Kedatangan massa berkaitan dengan persoalan lahan yang melibatkan perusahaan tersebut.
Situasi kemudian memanas hingga berujung pada perusakan dan pembakaran sejumlah bangunan serta aset milik perusahaan.
Pasca kejadian, petugas langsung melakukan pengamanan di lokasi. Polisi juga memasang garis polisi untuk membatasi area sekaligus mendukung proses pemeriksaan dan penyelidikan.
Langkah tersebut dilakukan agar lokasi kejadian tetap terjaga dan tidak terganggu oleh aktivitas masyarakat sebelum proses pemeriksaan selesai.
Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., kemudian menemui massa yang masih berada di sekitar kantor PT BSA.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
“Kehadiran kami untuk mengamankan situasi dan memastikan keadaan tetap kondusif. Jangan jadikan kami sebagai lawan masyarakat. Mari kita jaga situasi tetap tenang dan jangan melakukan tindakan anarkis,” tegas Kapolres.