BANDAR LAMPUNG - Harga emas dunia tengah mengalami penyesuaian setelah mencatat kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir. Meski terkoreksi, sejumlah indikator pasar menunjukkan peluang harga emas kembali menguat dalam waktu mendatang.
Dengan harga saat ini yang dikonversikan menggunakan nilai tukar tercantum di bank, harga emas dunia setara dengan sekitar 138,7 juta VND per tael.
Kenaikan harga emas dunia dalam beberapa hari terakhir didorong sejumlah sentimen positif. Salah satunya adalah China yang mempercepat pembelian cadangan emas setelah harga logam mulia tersebut turun hampir 30 persen dalam enam bulan terakhir.
Bank Rakyat China (PBOC) tercatat melakukan pembelian bersih sebanyak 20 ton emas pada Juli. Aktivitas pembelian dari bank sentral menjadi salah satu faktor yang turut menopang permintaan emas di pasar global.
Di sisi lain, kekhawatiran mengenai kemungkinan Federal Reserve AS (Fed) menaikkan suku bunga tahun ini mulai mereda. Kondisi tersebut mendorong harga emas dunia mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.
Pergerakan tersebut terjadi meski belum ada perkembangan baru dalam negosiasi di Selat Hormuz dan harga minyak masih berada pada level tinggi.
Menurut analisis para ahli, perkembangan terkini menunjukkan adanya indikator teknis utama yang membuka peluang kenaikan harga emas pada masa mendatang. Peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan Federal Reserve September juga turun menjadi sekitar 40 persen dari sebelumnya lebih dari 50 persen pada awal pekan ini, berdasarkan data CME FedWatch Tool.
Pakar Tran Duy Phuong menilai penurunan harga emas dunia saat ini merupakan koreksi setelah harga memenuhi ekspektasi pasar. Menurutnya, kondisi tersebut tidak serta-merta menandakan tren penurunan berkelanjutan.
"Harga emas dunia turun setelah memenuhi ekspektasi, tetapi ini hanyalah koreksi sebelum naik kembali," ujar Tran Duy Phuong.
Ia memprediksi harga emas dunia dapat mencapai US$4.850 per ons pada akhir tahun.
Di pasar domestik, harga emas berada di kisaran 144 juta VND per tael. Perusahaan SJC mempertahankan harga jual emas batangan SJC sebesar 144,3 juta VND per ons, sedangkan harga belinya berada di angka 141,3 juta VND per ons.
Untuk emas cincin 9999, harga jual tercatat 143,9 juta VND per ons dan harga beli sebesar 140,8 juta VND per ons.