RAM DDR5 Meroket, Rakit PC Gaming Masih Perlu Dual Channel?

Harga DDR5 yang melonjak membuat gamer harus cermat memilih konfigurasi RAM. Pengujian menunjukkan Dual Channel tetap penting, terutama untuk PC Intel kelas menengah.
gambar-user/R7Evkfp2NT19GsKJWnQmQ7oszupwRFyY6wKB7Pfb.webp
Budi Setiawan - Jumat, 14 Agt 2026 - 03:11 WIB
Harga RAM DDR5 yang melonjak membuat gamer harus mencari strategi baru saat merakit PC. Pengujian ARX menunjukkan Dual Channel masih penting, terutama untuk PC gaming Intel kelas menengah.
Harga RAM DDR5 yang melonjak membuat gamer harus mencari strategi baru saat merakit PC. Pengujian ARX menunjukkan Dual Channel masih penting, terutama untuk PC gaming Intel kelas menengah. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Hasil berbeda muncul pada 3DMark Time Spy berbasis DirectX 12. Skor CPU meningkat dari sekitar 13.500 poin pada Single Channel menjadi 18.758 poin ketika menggunakan Dual Channel dengan profil XMP.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan bandwidth memori dapat berbeda secara signifikan tergantung karakteristik beban kerja yang dijalankan.

Performa Game AAA Lebih Stabil dengan Dual Channel

Perbedaan konfigurasi RAM semakin menarik ketika masuk ke pengujian game.

Pada game AAA seperti Cyberpunk 2077 dan Spider-Man 2, Dual Channel mampu meningkatkan Average FPS secara konsisten. Perbedaan yang lebih penting justru terlihat pada angka 1% Low FPS.

Advertisements

Angka 1% Low menggambarkan performa ketika game mengalami penurunan frame rate pada kondisi tertentu. Nilai yang lebih stabil dapat membantu mengurangi sensasi patah-patah atau stuttering selama bermain.

Single Channel XMP sebenarnya masih mampu menghasilkan lebih dari 60 FPS pada sejumlah pengujian karena sistem menggunakan RTX 4090. Namun, kestabilan frame rate tetap lebih baik ketika menggunakan Dual Channel.

Game Esports Tidak Selalu Membutuhkan Bandwidth Besar

Hasil berbeda terlihat pada game kompetitif seperti Counter-Strike 2.

Dalam pengujian tersebut, angka 1% Low berada di kisaran 196 hingga 210 FPS, baik pada Single Channel maupun Dual Channel.

Advertisements

Perbedaan yang relatif kecil menunjukkan bahwa game esports tertentu tidak selalu memberikan dampak besar terhadap konfigurasi memori. Engine yang lebih ringan membuat kebutuhan bandwidth RAM tidak sebesar game AAA dengan beban CPU dan grafis yang lebih kompleks.

Artinya, gamer yang hanya berfokus pada game kompetitif masih memiliki ruang untuk menggunakan Single Channel, khususnya jika anggaran menjadi pertimbangan utama.

PC Mid-End Tetap Lebih Disarankan Pakai Dual Channel

Hasil pengujian tidak bisa diterapkan secara mentah pada semua kelas PC.

Bang Hani dari ARX menekankan bahwa kebutuhan RAM sangat bergantung pada kombinasi prosesor dan kartu grafis yang digunakan. Pada PC kelas menengah dengan Intel Core i5 atau Core Ultra 5, konfigurasi Dual Channel tetap lebih disarankan.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements