Hasilnya adalah mesin dengan karakter agresif, tetapi tetap memungkinkan motor digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Jantung Vincent Black Shadow adalah mesin V-Twin 50 derajat berkapasitas 998 cc.
Pada pengembangannya, rasio kompresi dinaikkan menjadi sekitar 7,3:1 dan dipadukan dengan karburator Amal berukuran lebih besar serta sejumlah penyempurnaan internal.
Tergantung spesifikasi dan tahun produksi, Black Shadow mampu menghasilkan sekitar 55 hingga 58 bhp.
National Motorcycle Museum mencatat salah satu contoh Series C tahun 1951 mengalami peningkatan tenaga dari sekitar 45 bhp pada Rapide menjadi sekitar 55 bhp pada Black Shadow.
Untuk sepeda motor yang lahir pada akhir 1940-an, angka tersebut sangat mengesankan.
Kecepatan maksimum sekitar 125 mph atau lebih dari 200 km/jam menjadi salah satu alasan utama Black Shadow memperoleh status legendaris.
Salah satu inovasi paling menarik Vincent berada pada konstruksinya.
Alih-alih mengandalkan rangka konvensional dengan tabung yang mengelilingi mesin, Vincent menjadikan mesin sebagai bagian struktural utama atau stressed member.
Konsep tersebut memungkinkan konstruksi motor dibuat lebih ringkas sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap rangka tradisional.
Pendekatan ini menunjukkan betapa maju pemikiran teknisi Vincent pada era ketika sebagian besar produsen sepeda motor masih mengandalkan konstruksi konvensional.
Black Shadow juga membawa teknologi yang tergolong unik untuk zamannya.