Pada model Series C, Vincent menggunakan suspensi depan Girdraulic, perpaduan konstruksi girder dengan peredaman hidraulis.
Sistem tersebut dirancang untuk meningkatkan stabilitas sekaligus memberikan kenyamanan ketika motor melaju dalam kecepatan tinggi. Bagian belakang menggunakan sistem suspensi cantilever.
Sementara itu, sistem pengereman menjadi salah satu komponen penting yang mendukung performa Black Shadow.
Motor ini menggunakan beberapa drum brake untuk menghasilkan kemampuan pengereman yang sesuai dengan karakter kecepatannya.
Salah satu detail paling mudah dikenali dari Vincent Black Shadow adalah speedometer berukuran besar.
Instrumen Smith berdiameter sekitar lima inci tersebut memiliki skala hingga 150 mph.
Angka tersebut bukan sekadar pemanis. Pada era 1940-an dan 1950-an, kemampuan mencapai lebih dari 100 mph sudah menjadi sesuatu yang luar biasa untuk sepeda motor produksi.
Speedometer tersebut sekaligus menjadi simbol ambisi Vincent dalam menciptakan motor berperforma ekstrem.
Nama Black Shadow juga tidak terlepas dari tampilannya.
Berbeda dengan kecenderungan produsen lain yang banyak menggunakan permukaan logam mengilap, Vincent memberikan lapisan hitam pada mesin dan transmisi.
Lapisan tersebut menggunakan material pelindung antikorosi sebelum mendapatkan lapisan enamel hitam.