Vincent Black Shadow, Motor Inggris 200 Km/Jam yang Mendahului Era Superbike Jepang

Vincent Black Shadow, Motor Inggris 1948 yang Menjadi Pelopor Superbike dengan Kecepatan Lebih dari 200 Km/Jam
Krisna Jeri - Sabtu, 15 Agt 2026 - 07:09 WIB
Vincent Black Shadow dikenal sebagai salah satu sepeda motor produksi paling cepat pada akhir 1940-an. Mesin V-Twin 998 cc, konstruksi inovatif, serta kemampuan mencapai sekitar 125 mph membuatnya menjadi legenda otomotif Inggris.
Vincent Black Shadow dikenal sebagai salah satu sepeda motor produksi paling cepat pada akhir 1940-an. Mesin V-Twin 998 cc, konstruksi inovatif, serta kemampuan mencapai sekitar 125 mph membuatnya menjadi legenda otomotif Inggris. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Penampilan mesin berwarna gelap kemudian menjadi salah satu identitas paling kuat Black Shadow.

Advertisements

Nama Black Shadow pun terasa semakin tepat: tampil gelap dan elegan, tetapi menyimpan performa yang agresif.

Reputasi Black Shadow sebagai motor kencang bukan sekadar legenda yang muncul bertahun-tahun kemudian.

Pada masa kelahirannya, Vincent mengiklankan Black Shadow sebagai salah satu motor produksi standar tercepat di dunia.

Kemampuan mencapai sekitar 125 mph menempatkannya di jajaran teratas performa sepeda motor pada zamannya.

Advertisements

Yang menarik, reputasi tersebut tetap bertahan meski produksi Black Shadow akhirnya berakhir.

Vincent menghentikan produksi sepeda motor pada 1955 akibat persoalan finansial.

Namun, penghentian produksi justru membuat nama Black Shadow semakin kuat sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepeda motor Inggris.

Vincent juga mengembangkan model yang lebih ekstrem, yakni Black Lightning. 

Advertisements

Berbeda dari Black Shadow yang masih dirancang sebagai motor performa tinggi untuk penggunaan jalan raya, Black Lightning lebih berorientasi pada kompetisi.

Sejumlah komponen diganti dengan material yang lebih ringan, sementara perlengkapan yang dianggap tidak diperlukan untuk balap dihilangkan.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements