“Semangat perjuangan para pahlawan harus terus kita warisi. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil pengorbanan yang luar biasa. Karena itu, tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan kerja nyata, menjaga persatuan, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan kemajuan Lampung Barat,” ujar Parosil.
Ia mengatakan, kehadiran ribuan pelajar bersama jajaran TNI, Polri, ASN, serta berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan masih terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Menurut Parosil, semangat nasionalisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Masyarakat tidak hanya dituntut mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengambil peran dalam pembangunan sesuai kapasitas masing-masing.
Setelah upacara selesai, Parosil bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan menyaksikan parade peserta yang berlangsung meriah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan siaran langsung upacara pengibaran Bendera Merah Putih dari Istana Negara secara bersama-sama.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lampung Barat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong.
Dengan semangat kemerdekaan yang terus dikobarkan, masyarakat Lampung Barat diharapkan semakin solid mendukung pembangunan daerah. Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Bumi Beguai Jejama yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.