LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus mendorong pelestarian budaya daerah dengan menyalurkan hibah bagi lembaga adat dan sanggar seni.
Pada tahun 2026, total anggaran hibah yang dialokasikan mencapai Rp477 juta. Dari jumlah tersebut, dana yang telah dicairkan hingga saat ini sebesar Rp310 juta, sementara sisanya Rp167,5 juta masih dalam proses pencairan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat, Tati Sulatri mengatakan, hibah tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat istiadat serta pengembangan seni budaya di Bumi Beguai Jejama Sai Betik.
Menurutnya, keberadaan lembaga adat dan sanggar seni memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung kegiatan adat dan seni budaya melalui bantuan hibah. Ini sebagai upaya menjaga dan melestarikan budaya daerah,” ujarnya.
Tati menjelaskan, proses pencairan hibah dilakukan secara bertahap sesuai kelengkapan administrasi dari masing-masing penerima bantuan.
Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh lembaga adat maupun sanggar seni penerima hibah agar segera melengkapi dokumen persyaratan pencairan dana.
Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya proposal pengajuan dana hibah, surat permohonan pencairan, rencana anggaran biaya, NPHD, fotokopi NPWP, rekening bank, hingga dokumen legalitas organisasi.
“Bagi penerima yang berkasnya sudah lengkap tentu akan segera diproses pencairannya. Kami berharap seluruh administrasi dapat dipenuhi agar bantuan bisa cepat disalurkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan hibah tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan pelestarian budaya, pembinaan generasi muda, hingga pengembangan berbagai kegiatan seni tradisional di Lampung Barat.
Menurutnya, keberadaan sanggar seni dan lembaga adat menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperkuat nilai-nilai kearifan lokal di masyarakat.
“Harapannya hibah ini benar-benar memberikan manfaat bagi pelestarian budaya dan keberlangsungan kegiatan seni di Lampung Barat,” pungkasnya.