PT Semen Baturaja Diduga Masih Beroperasi Usai Diminta DLH Lampung Hentikan Aktivitas

Pantauan di sekitar pabrik PT Semen Baturaja menemukan dugaan aktivitas mesin dan pengemasan semen masih berlangsung pasca-sanksi administratif DLH Lampung.
Krisna Jeri - Jumat, 28 Agt 2026 - 21:34 WIB
Aktivitas di sekitar pabrik PT Semen Baturaja kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan mesin dan pengemasan semen masih beroperasi dua pekan usai DLH Lampung menjatuhkan sanksi administratif terkait persoalan debu.
Aktivitas di sekitar pabrik PT Semen Baturaja kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan mesin dan pengemasan semen masih beroperasi dua pekan usai DLH Lampung menjatuhkan sanksi administratif terkait persoalan debu. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Sumber tersebut mengaku masih terdapat sisa material klinker di bagian atas bangunan akibat luapan yang terjadi sebelumnya.

“Saya mendengar kabar tumpukan itu juga rencananya akan dibersihkan,” katanya.

Menurut sumber tersebut, aktivitas yang disebut masih berjalan didominasi oleh pengemasan semen dalam bentuk big bag.

Kemasan tersebut merupakan karung berkapasitas sekitar satu ton yang umumnya digunakan untuk kebutuhan industri dan proyek berskala besar, seperti perusahaan beton siap pakai maupun kontraktor infrastruktur.

Advertisements

Berbeda dengan semen dalam kemasan sak 50 kilogram yang lebih banyak didistribusikan ke toko material, semen dalam kemasan big bag disebut diperuntukkan bagi kebutuhan industri.

Sumber tersebut memperkirakan sekitar 90 persen aktivitas pengemasan di lokasi berkaitan dengan big bag, sedangkan kemasan sak 50 kilogram sekitar 10 persen.

“Big bag itu karung kemasan satu ton. Yang sedang diproduksi itu semen curah yang dikemas ke dalam karung besar,” ujarnya.

Sementara untuk semen dalam kemasan sak 50 kilogram, sumber tersebut menyebut sebagian didatangkan dari Baturaja, Sumatera Selatan, menggunakan kereta api.

Advertisements

Semen tersebut disebut telah dikemas sebelum tiba di lokasi sehingga aktivitas yang dilakukan di kawasan pabrik hanya berupa pemindahan dari gerbong kereta ke kendaraan angkutan untuk selanjutnya didistribusikan.

Menurutnya, sekitar 20 hingga 25 gerbong dapat tiba dalam kondisi membawa semen yang sudah dikemas dan siap didistribusikan.

“Sekitar 20 sampai 25 gerbong yang datang sudah dalam kondisi siap, berupa kemasan sak 50 kilogram. Tinggal dimuat ke mobil, sifatnya hanya pindah angkutan saja, tidak ada produksi,” jelasnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements