Kelangkaan menjadi salah satu faktor yang membuat Yamaha F1ZR semakin menarik di pasar motor lawas.
Sebagai model yang sudah tidak diproduksi, unit dengan kondisi terawat dan masih mempertahankan banyak komponen orisinal semakin sulit ditemukan.
Kondisi tersebut kemudian menciptakan pasar tersendiri bagi para penggemar motor klasik.
F1ZR dengan surat-surat lengkap, nomor rangka dan mesin sesuai, bodi orisinal, serta mesin dalam kondisi baik biasanya menjadi incaran penghobi.
Nostalgia juga memiliki pengaruh besar. Tidak sedikit orang yang pernah menggunakan F1ZR ketika masih muda kemudian kembali mencari motor tersebut untuk dikoleksi atau sekadar menghidupkan kembali kenangan masa lalu.
Dalam dunia motor lawas, kondisi kendaraan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan daya tarik sebuah unit.
F1ZR yang masih mempertahankan komponen bawaan pabrik memiliki nilai tersendiri bagi kolektor.
Kondisi bodi, emblem, grafis, panel instrumen, jok, velg, knalpot, hingga berbagai detail kecil dapat menjadi pertimbangan.
Motor yang telah mengalami modifikasi ekstrem belum tentu memiliki daya tarik sama dengan unit yang masih mempertahankan tampilan dan karakter aslinya.
Karena itu, sebagian penghobi memilih melakukan restorasi dengan mengembalikan F1ZR ke tampilan standar.
Proses tersebut tentu tidak selalu mudah karena sejumlah komponen orisinal kini semakin sulit ditemukan di pasaran.