Kombinasi mesin bertenaga dan teknologi suspensi tersebut semakin memperkuat posisi Celica sebagai coupe yang tidak hanya mengandalkan tampilan.
Generasi ketujuh diperkenalkan pada 1999 dan menjadi generasi terakhir Toyota Celica.
Desainnya berubah drastis dibandingkan generasi sebelumnya. Toyota menghadirkan bentuk bodi yang lebih ringan, modern, dan agresif dengan lampu depan vertikal serta proporsi coupe yang khas.
Untuk generasi terakhir, Toyota menggunakan mesin empat silinder 1,8 liter. Salah satu varian performanya menggunakan mesin 2ZZ-GE DOHC 16 katup yang mampu menghasilkan 190 PS pada 7.600 rpm berdasarkan spesifikasi Toyota Jepang.
Celica generasi ketujuh juga tersedia dengan transmisi manual hingga enam percepatan pada varian tertentu. Sistem suspensi independen empat roda turut digunakan untuk mendukung karakter sporty mobil tersebut.
Namun, perjalanan Celica akhirnya harus berakhir.
Produksi Toyota Celica dihentikan pada April 2006. Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang nama Celica setelah hadir selama lebih dari 35 tahun.
Toyota Celica memiliki posisi unik dalam sejarah mobil sport Jepang karena karakternya terus berubah mengikuti perkembangan zaman.
Generasi awal dikenal sebagai coupe sporty yang relatif terjangkau. Selanjutnya, Celica berkembang menjadi mobil berpenggerak roda depan yang lebih modern sebelum mencapai puncak popularitas motorsport melalui GT-Four bermesin turbo dan penggerak empat roda.
Pada generasi terakhir, Toyota kembali menawarkan konsep coupe ringan dengan mesin 1,8 liter dan pilihan mesin berperforma tinggi.
Perubahan tersebut membuat Celica memiliki penggemar dari berbagai generasi.