Proyek PSEL Bandar Lampung Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026, Rampung 2028

Pemkot Bandar Lampung menargetkan proyek PSEL mulai dibangun akhir 2026 atau 2027 untuk mengolah sekitar 700 ton sampah per hari.
Krisna Jeri - Jumat, 04 Sep 2026 - 15:07 WIB
Pemkot Bandar Lampung terus mematangkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang ditarget mulai dibangun akhir 2026 atau 2027 dan rampung pada 2028.
Pemkot Bandar Lampung terus mematangkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang ditarget mulai dibangun akhir 2026 atau 2027 dan rampung pada 2028. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Pemkot Bandar Lampung berharap keberadaan PSEL nantinya tidak hanya mengurangi beban pengelolaan sampah, tetapi juga mengubah sampah menjadi sumber energi listrik.

Konsep tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan sistem pengelolaan sampah dari sekadar pengangkutan dan pembuangan menjadi pengolahan yang memberikan manfaat lebih luas.

Budi mengatakan pemerintah daerah berharap seluruh tahapan proyek dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

“Kita berharap seluruh tahapan proyek dapat berjalan sesuai jadwal, sehingga target pembangunan mulai 2027 dan penyelesaian pada 2028 dapat terealisasi. Jika proyek tersebut selesai, persoalan sampah yang selama ini menjadi salah satu tantangan perkotaan di Bandar Lampung diharapkan dapat ditangani melalui sistem pengolahan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Advertisements

Jika terealisasi sesuai target, PSEL akan menjadi salah satu infrastruktur penting dalam penanganan sampah di Kota Bandar Lampung.

Fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi beban pengelolaan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik dari sampah yang selama ini menjadi persoalan perkotaan.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements