Kawasaki Ninja 150 RR, Motor 2-Tak Legendaris yang Kini Jadi Buruan Kolektor

Kawasaki Ninja 150 RR menjadi salah satu motor sport 2-tak paling ikonik yang pernah dipasarkan di Indonesia.
Krisna Jeri - Minggu, 06 Sep 2026 - 07:02 WIB
Kawasaki Ninja 150 RR atau KR 150 RR menjadi salah satu motor sport 2-tak legendaris di Indonesia. Produksinya berakhir pada Juli 2015 setelah melalui sejumlah generasi
Kawasaki Ninja 150 RR atau KR 150 RR menjadi salah satu motor sport 2-tak legendaris di Indonesia. Produksinya berakhir pada Juli 2015 setelah melalui sejumlah generasi - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Salah satu daya tarik terbesar Kawasaki Ninja 150 RR terletak pada karakter mesin 2-taknya.

Motor ini menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 148 cc, pendingin cairan, dan sistem karburator Mikuni VM28. Bore dan stroke tercatat 59 x 54,4 mm.

Pada generasi awal, mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 30 dk pada 10.500 rpm dengan torsi maksimum 21,6 Nm pada 9.000 rpm. 

Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan.

Advertisements

Angka tersebut tergolong besar untuk motor 150 cc pada masanya. Karakter mesin 2-tak juga memberikan sensasi akselerasi yang berbeda dibandingkan mesin 4-tak.

Dorongan tenaga yang meningkat ketika putaran mesin memasuki rentang tertentu membuat Ninja RR dikenal memiliki karakter tarikan agresif.

Teknologi Super KIPS menjadi salah satu bagian penting dari karakter tersebut. 

Sistem ini dirancang untuk mengatur saluran gas buang berdasarkan putaran mesin sehingga karakter tenaga dapat dioptimalkan pada rentang tertentu.

Advertisements

Selain mesin bertenaga, bobot juga menjadi salah satu keunggulan Kawasaki Ninja 150 RR.

Generasi awal tercatat memiliki bobot sekitar 124,5 kilogram. Dengan kapasitas mesin 148 cc dan tenaga yang relatif besar, kombinasi tersebut menghasilkan rasio bobot terhadap tenaga yang menarik.

Karakter ringan membuat Ninja RR terasa lincah ketika dikendarai.

Motor ini tidak hanya mengandalkan performa mesin, tetapi juga memiliki konstruksi sasis dan kaki-kaki yang mendukung karakter berkendara sporty.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements