BANDAR LAMPUNG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mengimbau satuan pendidikan dan para siswa meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berpotensi menimbulkan sebaran abu vulkanik.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan serta menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan kulit.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.TP., M.H., mengingatkan agar aktivitas siswa di luar ruangan dibatasi selama kondisi sebaran abu vulkanik masih berpotensi terjadi.
“Untuk sementara, kegiatan di luar kelas agar dihindari apabila kondisi lingkungan terdampak abu vulkanik. Kami juga mengimbau peserta didik untuk menggunakan alat pelindung diri, seperti masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan,” ujar Thomas Amirico.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Pihak sekolah juga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Selain penggunaan masker, siswa yang harus beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan pakaian tertutup serta pelindung mata untuk mengurangi risiko iritasi akibat paparan abu.
Thomas juga mengimbau masyarakat, termasuk warga sekolah, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan dari sumber resmi, seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BPBD, BMKG, serta Pemerintah Provinsi Lampung.
“Yang paling penting adalah keselamatan peserta didik dan seluruh warga sekolah. Kami meminta sekolah terus memantau informasi resmi dan menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, sekolah juga diharapkan memastikan pintu, jendela, dan ventilasi ruang kelas dapat ditutup ketika terjadi hujan abu.
Kebersihan lingkungan sekolah, termasuk atap dan saluran air, perlu diperhatikan agar tidak terjadi penumpukan abu vulkanik.