Toyota Astra mencatat Corona Deluxe pernah digunakan sebagai kendaraan dinas kepala instansi pemerintah, kalangan militer, serta manajer perusahaan besar.
Fakta tersebut memperlihatkan posisi Corona pada zamannya sebagai sedan yang memiliki nilai prestise. Kehadirannya turut memperkuat sejarah panjang nama Corona di Indonesia.
Setelah generasi keempat, Toyota terus menghadirkan generasi berikutnya dengan berbagai perubahan pada desain, mesin, dan teknologi.
Puluhan tahun setelah pertama kali hadir, Toyota Corona RT81 masih memiliki daya tarik di kalangan penggemar mobil klasik.
Salah satu alasannya adalah desain yang sangat merepresentasikan era 1970-an.
Bentuk bodi sederhana, empat lampu bulat, ornamen krom, dan karakter sedan tiga kotak membuat mobil ini mudah dikenali.
Selain desain, faktor mekanis juga menjadi daya tarik. Mesin konvensional dan konstruksi yang relatif sederhana memberikan ruang bagi pemilik untuk melakukan perawatan serta restorasi secara mekanis.
Nilai sebuah Corona RT81 saat ini sangat bergantung pada kondisi kendaraan.
Unit dengan bodi sehat, interior terawat, mesin sesuai spesifikasi, serta komponen orisinal biasanya lebih menarik bagi kolektor dibandingkan kendaraan yang telah mengalami banyak modifikasi.
Sebagai mobil yang usianya telah lebih dari lima dekade, kondisi bodi menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius.
Karat dan keropos dapat menjadi masalah pada kendaraan tua, terutama di bagian bawah bodi dan lantai kabin.