STIK Polri Kaji Big Data untuk Perkuat Respons Bencana di Lampung Utara

STIK Polri mengkaji pemanfaatan big data untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons bencana, dengan Polres Lampung Utara mendorong data faktual.
Hasan Saputra - Selasa, 08 Sep 2026 - 17:38 WIB
Tim Penelitian dan Supervisi STIK Lemdiklat Polri menggali data kebencanaan bersama jajaran Polres Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, BPBD, Damkar, relawan, serta masyarakat terdampak.
Tim Penelitian dan Supervisi STIK Lemdiklat Polri menggali data kebencanaan bersama jajaran Polres Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, BPBD, Damkar, relawan, serta masyarakat terdampak. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG UTARA – Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi berbasis big data menjadi perhatian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri dalam upaya memperkuat penanganan bencana alam oleh Polri.

Hal tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Penelitian dan Supervisi STIK Lemdiklat Polri yang dipusatkan di Aula Rekonfu Polres Lampung Utara, Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Polres Lampung Utara, Polres Way Kanan, dan Polres Lampung Barat. Penelitian juga melibatkan unsur BPBD, Damkar, Kesbangpol, tokoh masyarakat, warga terdampak bencana, serta relawan kebencanaan.

Tim penelitian dipimpin langsung oleh KOMBESPOL Firdaus Wulanto, S.I.K., selaku Kabagjiantekpol Bid PPITK STIK Lemdiklat Polri.

Advertisements

Dalam kegiatan tersebut, tim menggali berbagai informasi melalui Focus Group Discussion (FGD), penyebaran kuesioner, serta pengumpulan dokumen dan data terkait kejadian maupun penanganan bencana alam.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan, penelitian tersebut memiliki arti penting bagi Polri, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Lampung Utara.

"Kegiatan ini sangat krusial karena wilayah Kabupaten Lampung Utara juga memiliki potensi kerawanan bencana alam. Oleh karena itu, kami membutuhkan data yang benar-benar riil, faktual dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar IPTU Herawati, menyampaikan arahan Kapolres.

Menurutnya, data yang akurat menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan langkah penanganan bencana secara cepat dan tepat.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

“Jangan sampai data yang disampaikan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Apa yang menjadi kendala, mau itu kekurangan maupun kesulitan personel di lapangan harus disampaikan apa adanya. Dengan begitu, hasil penelitian ini benar-benar dapat menjadi bahan evaluasi dan solusi,” katanya.

Ia berharap hasil penelitian tidak berhenti pada pengumpulan data semata, tetapi dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

"Harapannya, hasil akhir penelitian ini dapat menjadi bukti nyata dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Polri, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan, kecepatan respons dan koordinasi ketika terjadi bencana alam,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri KOMBESPOL Firdaus Wulanto, S.I.K., menegaskan pihaknya membutuhkan informasi yang objektif dari seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements