Puluhan Juta Rokok dan Ribuan Liter Miras Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari bentuk transparansi dan akuntabilitas Bea Cukai kepada masyarakat dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai.
Arif Setiawan - Kamis, 10 Sep 2026 - 11:40 WIB
Bea Cukai Sumbagbar bersama Bea Cukai Bandar Lampung memusnahkan puluhan juta batang rokok dan ribuan liter miras ilegal senilai Rp68,8 miliar di Lampung.
Bea Cukai Sumbagbar bersama Bea Cukai Bandar Lampung memusnahkan puluhan juta batang rokok dan ribuan liter miras ilegal senilai Rp68,8 miliar di Lampung. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Hingga September 2026, kegiatan tersebut meliputi audit kepabeanan dan cukai, penelitian ulang, penerapan mekanisme ultimum remedium, serta pengenaan sanksi administrasi.

Dari berbagai upaya tersebut, Bea Cukai Sumbagbar berhasil memperoleh tambahan penerimaan negara sebesar Rp7.167.438.000.

Bier menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan bahwa optimalisasi penerimaan negara dilakukan melalui pendekatan yang lebih luas, tidak hanya melalui pelayanan dan kegiatan operasional rutin, tetapi juga melalui penguatan fungsi pengawasan, pengujian kepatuhan, serta penegakan hukum yang efektif dan proporsional.

“Capaian ini menunjukkan optimalisasi penerimaan negara tidak hanya dilakukan melalui pelayanan dan kegiatan operasional rutin, tetapi juga melalui penguatan fungsi pengawasan, pengujian kepatuhan, serta penegakan hukum yang efektif dan proporsional,” jelas Bier.

Advertisements

Dengan capaian penindakan terhadap barang ilegal serta realisasi penerimaan yang telah melampaui target tahunan, Kanwil Bea Cukai Sumbagbar menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara.

Ke depan, sinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah akan terus diperkuat untuk menekan peredaran barang ilegal, melindungi masyarakat, menjaga persaingan usaha yang sehat, dan mengamankan penerimaan negara.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements