Pemkot Bandar Lampung Awasi Peredaran 25 Merek Beras, Verifikasi Izin Produk Diperketat

Melalui pengawasan tersebut, Pemkot berharap legalitas produk beras yang beredar dapat dipastikan.
Arif Setiawan - Minggu, 20 Sep 2026 - 15:34 WIB
Plt Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Ayu Kumala meminta masyarakat tidak panik menyikapi isu 25 merek beras. Pemkot menyatakan pengawasan dan verifikasi izin edar produk tetap dilakukan.
Plt Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Ayu Kumala meminta masyarakat tidak panik menyikapi isu 25 merek beras. Pemkot menyatakan pengawasan dan verifikasi izin edar produk tetap dilakukan. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandar Lampung telah melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi dan berencana kembali melakukan pemeriksaan lapangan sekitar satu pekan setelah pemeriksaan awal.

Pengecekan lanjutan tersebut bertujuan memastikan pengelola pasar modern dan supermarket telah menindaklanjuti himbauan pemerintah terkait produk beras yang menjadi sorotan.

“Selain pengelola ritel, distributor juga diminta melakukan verifikasi ulang terhadap status izin edar produk yang dipasarkan,”tambahnya.

Apabila ditemukan produk yang belum memiliki izin resmi untuk beredar, pemerintah mengimbau agar produk tersebut dikembalikan kepada distributor sembari menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Advertisements

Pemkot Bandar Lampung menegaskan bahwa langkah yang dilakukan saat ini masih berfokus pada pengawasan, pemberian imbauan, dan verifikasi. Pemerintah daerah juga masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Pertanian sebelum menetapkan tindakan lanjutan.

Melalui pengawasan tersebut, Pemkot berharap legalitas produk beras yang beredar dapat dipastikan.

Upaya ini juga diharapkan memberikan kejelasan informasi kepada masyarakat, sehingga konsumen dapat memahami perbedaan antara dugaan ketidaksesuaian informasi pada kemasan dan persoalan keamanan pangan.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements