Kaki Gunung Kucing Dikeruk untuk Perumahan, Warga Bandar Lampung Keluhkan Debu dan Khawatir Longsor

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan pengerukan, kawasan tersebut merupakan perkebunan pohon jati milik perseorangan. Selain persoalan
Arif Setiawan - Rabu, 23 Sep 2026 - 15:29 WIB
Aktivitas pengerukan kaki Gunung Kucing di Kelurahan Segala Mider, Bandar Lampung, untuk pembangunan perumahan cluster.
Aktivitas pengerukan kaki Gunung Kucing di Kelurahan Segala Mider, Bandar Lampung, untuk pembangunan perumahan cluster. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Warga menyebut pembangunan gardu itu menggunakan dana pribadi dan swadaya masyarakat dengan total biaya mencapai Rp3,8 juta. Sebelumnya, lokasi gardu tersebut juga pernah dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah.

“Sekarang juga soal gardu ini belum ada apa-apa. Padahal ini kami, gardu ini ada yang uang pribadi. Total Rp3,8 juta. Ini dulu adalah tempat pembuangan sampah, sekarang enggak ada lagi sampah,” tuturnya.

Lebih lanjut, warga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak pengerukan kaki Gunung Kucing, khususnya potensi longsor akibat perubahan kondisi lahan. Ia juga mempertanyakan pemberian izin pembangunan perumahan di kawasan tersebut.

“Khawatir juga soal longsor, yang jadi keanehan kami kenapa diberi izin sama pemerintah,” ujarnya.

Advertisements

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari pihak pengembang maupun pemerintah setempat terkait keluhan warga, dampak lingkungan dari pengerukan kaki Gunung Kucing, serta kejelasan keberadaan gardu swadaya masyarakat di lokasi pembangunan perumahan tersebut.

 

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements