Panggung Rakyat di Puncak HUT Lambar ke-35, Aura Tiga Bikin Liwa Bergoyang

Puncak HUT ke-35 Lampung Barat berlangsung meriah di Liwa. Aura Tiga menghibur ribuan warga, sementara Parosil Mabsus ikut bernyanyi di panggung.
Edi Prasetya - Kamis, 24 Sep 2026 - 23:07 WIB
Aura Tiga Goyang Liwa, Parosil Mabsus Ikut Nyanyi di Puncak HUT Lambar ke-35
Aura Tiga Goyang Liwa, Parosil Mabsus Ikut Nyanyi di Puncak HUT Lambar ke-35 - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Lapangan Merdeka Liwa berubah menjadi pusat pesta rakyat saat puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat, Kamis, 24 September 2026 malam.

Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan penampilan Aura Tiga, penyanyi dangdut yang turut memeriahkan perayaan hari jadi Kabupaten Lampung Barat.

Alunan musik dangdut membuat suasana semakin semarak. Warga tampak menikmati pertunjukan sambil bernyanyi dan bergoyang hingga malam.

Namun, perhatian penonton kemudian beralih ketika Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus naik ke atas panggung dan mengambil mikrofon.

Advertisements

Parosil memilih membawakan lagu “Penasaran” karya legendaris Rhoma Irama. Suara lantang sang bupati langsung disambut riuh ribuan penonton.

Warga ikut bernyanyi mengikuti lantunan lagu. Sebagian lainnya bergoyang menikmati suasana pesta rakyat yang berlangsung di Lapangan Merdeka Liwa.

Momen tersebut membuat suasana panggung menjadi lebih cair. Pemimpin daerah dan masyarakat berbaur dalam suasana hiburan tanpa rangkaian pidato panjang maupun suasana protokoler.

Usai bernyanyi, Parosil menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, panitia, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terlibat dalam rangkaian HUT ke-35 Lampung Barat.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, Forkopimda, dan pelaku UMKM yang sudah bekerja luar biasa menyukseskan HUT ke-35 ini. Ini bukan acara bupati, ini hajatan rakyat," tutur Parosil.

Menurut Parosil, kemeriahan pesta rakyat tidak hanya berkaitan dengan hiburan. Ramainya kunjungan masyarakat juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menggerakkan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Ia berharap kegiatan yang mampu menghadirkan masyarakat dalam jumlah besar dapat terus dikembangkan sebagai salah satu bagian dari upaya menghidupkan perekonomian lokal.

"UMKM kita harus jalan karena menjadi penggerak utama ekonomi lokal yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements