LAMPUNG BARAT – Tongkat estafet kepemimpinan Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, resmi berpindah dari Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Darwin Hasni, HS., S.M., kepada Ansori, S.H., M.H. Camat yang baru tersebut menegaskan komitmennya untuk mengutamakan pengabdian serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung cepat, ramah, dan tidak mempersulit.
Ansori menerima amanah dari Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus pada 26 Oktober 2026. Sebelum dipercaya memimpin Kecamatan Belalau, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik (KIP) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Barat.
Pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan acara pisah sambut yang berlangsung di Aula Kecamatan Belalau, Rabu (28/10/2026). Kegiatan itu menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara jajaran pemerintahan kecamatan dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Darwin Hasni menyampaikan apresiasi kepada jajaran kecamatan, para peratin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama menjabat sebagai Plt. Camat Belalau.
“Terima kasih atas kebersamaan selama saya mengemban amanah sebagai Plt. Camat Belalau. Banyak pelajaran yang saya dapatkan di sini. Kekompakan Forkopimcam, kerja keras para peratin, dan keramahan masyarakat Belalau menjadi energi bagi saya,” kata Darwin.
Ia menjelaskan, selama menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas camat, dirinya berupaya menjaga agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. Darwin juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama menjalankan amanah tersebut.
“Jika ada yang belum sempurna, saya mohon maaf. Saya titip Kecamatan Belalau kepada camat yang baru. Mari kita dukung bersama agar Belalau semakin maju,” ujarnya.
Sementara itu, Ansori dalam sambutan perdananya menegaskan bahwa jabatan camat bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dijalankan melalui kerja nyata dan tanggung jawab kepada masyarakat.
“Saya datang bukan untuk dilayani, saya datang untuk mengabdi. Amanah ini adalah kepercayaan yang harus saya jaga dengan kerja, kerja, dan kerja,” tegas Ansori.
Berbekal pengalaman di bidang komunikasi dan informasi publik, Ansori berkomitmen mendorong keterbukaan komunikasi, mempercepat pelayanan administrasi, serta membangun hubungan yang lebih dekat antara pemerintah kecamatan dan masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik harus menjadi prioritas tanpa mengesampingkan koordinasi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
“Tekad saya sederhana. Pertama, pastikan pelayanan di kecamatan berjalan cepat, ramah, dan tanpa mempersulit masyarakat. Kedua, bangun komunikasi yang baik dengan semua peratin, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda. Belalau tidak bisa dibangun sendiri, harus bersama-sama,” katanya.
Ansori juga mengharapkan dukungan serta bimbingan dari para tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh peratin agar penyelenggaraan pemerintahan, program pembangunan, serta pelayanan publik di Kecamatan Belalau dapat berjalan optimal.