Kolaborasi itu diharapkan dapat mendorong pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas akademik, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran Parosil dalam forum nasional tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Lampung Barat untuk memperkenalkan berbagai kebijakan pendidikan daerah kepada kalangan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Melalui paparan tersebut, Lampung Barat membawa gagasan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak semata-mata diukur dari kecanggihan teknologi, kelengkapan fasilitas, ataupun capaian akademik.
Lebih dari itu, pendidikan harus mampu membuka kesempatan yang setara bagi seluruh anak, membangun karakter, menghargai budaya, serta memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
Sebab, pendidikan sejatinya bukan hanya tentang mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga melahirkan manusia berkarakter, mengenal jati dirinya, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah serta bangsa. (*)