Pada bagian samping, Supra MkIV memiliki siluet atap rendah, fender lebar, dan lekukan bodi yang memperkuat karakter sporty.
Sementara itu, bagian belakang menjadi salah satu ciri paling mudah dikenali. Toyota menggunakan empat lampu belakang berbentuk lingkaran yang menjadi identitas khas generasi A80.
Pada varian tertentu, tersedia spoiler belakang berukuran besar yang semakin memperkuat karakter mobil sport tersebut.
Toyota juga memperhatikan aspek aerodinamika dalam pengembangan Supra MkIV.
Penyempurnaan bentuk bodi dan penggunaan material ringan membantu meningkatkan efisiensi serta kemampuan kendaraan ketika melaju dalam kecepatan tinggi.
Bagian paling terkenal dari Toyota Supra MkIV tentu saja sektor dapur pacunya. Toyota menawarkan dua pilihan mesin enam silinder segaris berkapasitas 2.997 cc, yakni 2JZ-GE dan 2JZ-GTE.
Keduanya memiliki kapasitas mesin yang sama, tetapi berbeda dari sisi sistem induksi, komponen pendukung, dan keluaran tenaga.
Mesin 2JZ-GE merupakan pilihan tanpa turbocharger atau naturally aspirated.
Mesin DOHC 24 katup ini menghasilkan tenaga sekitar 225 PS untuk spesifikasi Jepang. Sementara itu, beberapa versi pasar Amerika Serikat memiliki tenaga sekitar 220 hp, bergantung tahun dan spesifikasi.
Karakter mesin ini lebih sederhana dibandingkan varian turbo karena tidak menggunakan sistem induksi paksa.
Varian tertinggi Supra MkIV menggunakan mesin 2JZ-GTE berkapasitas 2.997 cc dengan konfigurasi enam silinder segaris, DOHC 24 katup, dan sequential twin-turbo.
Untuk pasar Jepang, mesin ini menghasilkan tenaga maksimal sekitar 280 PS pada 5.600 rpm dengan torsi sekitar 44 kgm atau 431 Nm.