"Dari mengenalkan, menjadi melibatkan, hingga memberdayakan. BALAM READS diarahkan untuk membangun perubahan perilaku dan kolaborasi, bukan sekadar memperkenalkan sebuah aplikasi," ungkapnya.
Dari sisi kebijakan dan kelembagaan, gerakan ini juga telah memiliki landasan formal melalui Surat Keputusan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 669/III.18/HK/2026 tentang Penetapan Inovasi Aplikasi BUKA BUKU sebagai Layanan Perpustakaan Digital Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Hidayat menjelaskan, kebijakan tersebut menjadi dasar pengembangan dan optimalisasi layanan perpustakaan digital BUKA BUKU agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
"SK Wali Kota Bandar Lampung No. 669/III.18/HK/2026 tentang Penetapan Inovasi Aplikasi BUKA BUKU sebagai Layanan Perpustakaan Digital Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan landasan formal bagi pengembangan dan optimalisasi BUKA BUKU," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan kelembagaan dalam memastikan program berjalan efektif.
"Kebijakan memberikan landasan. Kelembagaan menggerakkan perubahan," tambah Hidayat.
Dalam pelaksanaannya, Tim Efektif Proyek Perubahan BALAM READS telah berkolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah dan komunitas. Pihak yang terlibat antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BAPPERIDA, Bagian Hukum Setda, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta komunitas PMII.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diwujudkan melalui sosialisasi di 21 satuan pendidikan tingkat SD dan SMP serta produksi konten kreatif berbasis edutainment untuk memperkenalkan layanan perpustakaan digital kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Upaya tersebut turut menunjukkan hasil positif berdasarkan data statistik pemanfaatan aplikasi BUKA BUKU. Hidayat mengungkapkan, jumlah anggota meningkat dari 423 menjadi 1.013 orang atau bertambah sebanyak 590 anggota.
Dengan capaian tersebut, target minimal 1.000 anggota berhasil terlampaui dengan realisasi sebesar 101,3 persen.
"Total anggota meningkat dari 423 menjadi 1.013 orang, atau bertambah 590 anggota, sehingga target minimal 1.000 anggota telah tercapai dengan realisasi sebesar 101,3 persen," kata Hidayat.
Selain peningkatan jumlah anggota, sejumlah indikator pemanfaatan layanan juga mengalami pertumbuhan. Jumlah pembaca aktif meningkat dari 3 menjadi 39 orang, sirkulasi buku naik dari 11 menjadi 134, sedangkan jumlah pengunjung bertambah dari 109 menjadi 260 orang.