Dosen Universitas Malahayati Jadi Pembicara Internasional NATPRO10 di Korea Selatan

Dwi Marlina Syukri, Director ASNP Chapter Indonesia, membawa riset bahan alam Universitas Malahayati ke forum internasional NATPRO10 di Jeju.
Krisna Jeri - Minggu, 08 Nov 2026 - 09:18 WIB
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, Dwi Marlina Syukri, PhD, bersama mahasiswa mengikuti NATPRO10 di Jeju Island, Korea Selatan. Dalam forum tersebut, mahasiswa kedokteran Karenina Mutiara Antoni meraih Juara II kompetisi poster ilmiah.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, Dwi Marlina Syukri, PhD, bersama mahasiswa mengikuti NATPRO10 di Jeju Island, Korea Selatan. Dalam forum tersebut, mahasiswa kedokteran Karenina Mutiara Antoni meraih Juara II kompetisi poster ilmiah. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Melalui penelitian berkelanjutan, potensi tersebut dapat dieksplorasi secara ilmiah untuk mendukung pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat.

Dwi Marlina Syukri merupakan dosen yang mengajar mata kuliah Mikrobiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati.

Dengan H-index Scopus mencapai 12, ia aktif mengembangkan penelitian dan menghasilkan publikasi ilmiah internasional.

Sejumlah hasil penelitiannya telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi, termasuk jurnal yang diterbitkan oleh penerbit akademik seperti Elsevier dan Springer.

Advertisements

Fokus penelitiannya mencakup eksplorasi bahan alam, pengembangan nanopartikel, serta pemanfaatan sumber daya alam untuk aplikasi kesehatan dan kedokteran.

Alumnus program magister Curtin University, Perth, Australia, dan program doktor Prince of Songkla University, Thailand, tersebut juga aktif membangun kolaborasi penelitian dengan akademisi dari berbagai negara, di antaranya India dan Thailand.

Kolaborasi lintas negara ini menjadi bagian dari pengembangan riset multidisiplin, pertukaran pengetahuan, serta penguatan kapasitas penelitian melalui kerja sama akademik internasional.

Salah satu fokus penelitian yang terus dikembangkan Dwi adalah pemanfaatan biogenic silver nanoparticles atau nanopartikel perak biogenik yang disintesis menggunakan bahan alam.

Advertisements

Penelitian ini mengintegrasikan prinsip nanoteknologi dengan potensi senyawa bioaktif dari sumber daya alam untuk menghasilkan material inovatif yang berpotensi diaplikasikan dalam bidang biomedis.

Pengembangan nanopartikel berbasis bahan alam menjadi salah satu bidang penelitian yang menarik karena membuka peluang pemanfaatan biodiversitas Indonesia melalui teknologi modern.

Selain penelitian tersebut, Dwi juga tengah mengembangkan riset kolaboratif bersama seorang profesor dari Australia dalam bidang pengembangan kandidat terapi kanker.

Penelitian ini mengarah pada penggabungan bahan aktif yang berasal dari Australia dengan biogenic silver nanoparticles hasil penelitiannya yang disintesis menggunakan bahan alam.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements