Ia menegaskan negara tidak boleh kalah oleh praktik mafia yang bersembunyi di balik atribut birokrasi.
Lebih ironis lagi jika seragam aparatur yang seharusnya melambangkan pelayanan justru menjadi pelindung bagi praktik yang merugikan rakyat.
“Sangat ironis jika minyak subsidi yang dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat justru diperebutkan oleh mereka yang sudah digaji dari uang rakyat. Ini bukan sekadar persoalan hukum, tapi persoalan etika publik dan nurani pemerintahan,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Benny menekankan bahwa penegakan hukum sejati harus menyentuh akar persoalan, bukan sekadar menghadirkan sensasi penindakan.
“Keadilan yang hanya berhenti pada pelaku lapangan bukanlah keadilan. Itu hanya administrasi penindakan. Keadilan sejati adalah ketika seluruh rantai pertanggungjawaban dibuka tanpa pandang jabatan dan kedekatan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumya, Dugaan praktik kotor dalam distribusi minyak goreng subsidi Minyakita mulai mencuat ke permukaan.
Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang diduga bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dilaporkan diamankan aparat kepolisian karena diduga terlibat dalam distribusi ilegal minyak goreng bersubsidi tersebut.
Oknum ASN berinisial ALS, yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil aktif, disebut diamankan oleh jajaran Polresta Bandar Lampung dalam sebuah operasi di kawasan Rajabasa, Kamis, 22 Mei 2026.
Dalam penindakan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa kemasan minyak goreng subsidi Minyakita serta satu unit mobil operasional yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas distribusi di luar jalur resmi.
Kasus ini langsung menyedot perhatian publik lantaran Minyakita merupakan program minyak goreng subsidi pemerintah yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan harga kebutuhan pokok.
Dugaan penyalahgunaan distribusi dinilai tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga berpotensi mengacaukan pasokan dan mencederai tujuan program subsidi pemerintah.
Keterlibatan seorang ASN aktif dalam dugaan praktik tersebut menimbulkan sorotan tajam.


