LAMPUNG UTARA – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area perkebunan sawit di Desa Curup Guruh Kagungan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (2/6/2026) malam.
Korban diketahui bernama Toni (63), warga Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban berpamitan kepada keluarga untuk menjalankan aktivitas rutinnya mencari dan memasang jerat ayam hutan di kawasan perkebunan sawit.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Kotabumi Kota bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Lampung Utara bergerak cepat menuju lokasi penemuan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD HM Ryacudu Kotabumi guna pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga mulai merasa khawatir karena korban tidak kunjung pulang ke rumah dan sulit dihubungi. Bersama sejumlah warga, keluarga kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan korban sekitar pukul 20.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di area perkebunan sawit.
Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan Tim Inafis Satreskrim Polres Lampung Utara bersama dokter jaga UGD RSUD HM Ryacudu Kotabumi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Selain itu, sejumlah barang milik korban seperti sepeda motor, telepon genggam, dompet, tas ransel, alat jerat, dan barang pribadi lainnya masih berada di sekitar lokasi penemuan.
Kasi Humas Polres Lampung Utara, IPTU Herawati, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.
"Setelah menerima laporan melalui layanan 110, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta keterangan para saksi dan keluarga, tidak ditemukan indikasi adanya tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar IPTU Herawati, Rabu (3/6/2026).
Advertisements
Lebih lanjut, IPTU Herawati menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya sempat menjalani pengobatan karena mengeluhkan sakit pada bagian dada.
"Informasi yang kami peroleh dari keluarga, korban beberapa hari sebelumnya sempat berobat dengan keluhan sakit di bagian dada. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, namun proses penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta yang ada," tutur IPTU Herawati.
Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak keberatan atas hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas. Keluarga juga berencana membuat surat pernyataan penolakan autopsi terhadap jenazah korban.
Saat ini situasi di lokasi penemuan maupun lingkungan sekitar dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif. Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.