Pembangunan fisik tetap penting, namun harus diimbangi dengan penguatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
“Jalan yang mulus dan gedung yang megah akan kehilangan makna jika masih ada anak-anak yang belajar di fasilitas kurang layak atau warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.
Sebagai ibu kota provinsi, Bandar Lampung diharapkan mampu menjadi teladan dalam penyelenggaraan pelayanan dasar.
Peningkatan kualitas pendidikan, rehabilitasi sekolah, penguatan tenaga pendidik, pemerataan layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas ke depan.
Refleksi HUT ke-344 ini, menurut Asroni, menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari tampilan fisiknya, tetapi dari kualitas manusia yang hidup di dalamnya.
“Kota yang hebat bukan yang memiliki bangunan tertinggi, tetapi yang mampu menghadirkan pendidikan bermutu, kesehatan berkualitas, dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warganya,” pungkasnya.
Selamat HUT ke-344 Kota Bandar Lampung. Semoga semakin maju pembangunannya, semakin berkualitas pelayanannya, dan semakin sejahtera masyarakatnya.
