Ketika laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Argentina melancarkan serangan balik cepat pada masa injury time.
Lautaro Martínez mengirim umpan matang yang berhasil diselesaikan Enzo Fernández menjadi gol kemenangan pada menit ke-90+2.
Gol tersebut memastikan Argentina menang 3-2 sekaligus mengamankan satu tempat di babak perempat final.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama, Lionel Messi tetap menjadi sosok sentral dalam kebangkitan Argentina.
Selain mencetak gol penyeimbang, kapten La Albiceleste mampu memimpin permainan ketika tim berada dalam tekanan besar.
Usai pertandingan, Messi juga memuji semangat juang rekan-rekannya yang tidak menyerah meski sempat tertinggal dua gol.
Kemenangan ini sekaligus menjaga peluang Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi sebelumnya.
Meski gagal melaju ke babak perempat final, Mesir tetap layak mendapat apresiasi atas penampilan impresif mereka sepanjang turnamen.
Tim berjuluk Pharaohs mampu memberikan perlawanan sengit kepada juara bertahan dan nyaris menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.
Keberhasilan menembus fase gugur juga menjadi pencapaian terbaik Mesir sepanjang keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.
Dengan kemenangan dramatis tersebut, Argentina kini melangkah ke babak perempat final dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil melewati salah satu ujian terberat mereka dalam upaya mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026.