RDP SMA Siger: Laskar Lampung Pertanyakan Hibah Rp 350 Juta dan Legalitas Sekolah

RDP Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung menyoroti dana hibah, legalitas SMA Siger, serta jaminan hak pendidikan seluruh siswa.
Krisna Jeri - Jumat, 10 Jul 2026 - 17:18 WIB
Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung membahas polemik SMA Siger bersama Laskar Lampung, yayasan, dan Dinas Pendidikan. Pembahasan menyoroti legalitas sekolah, penggunaan dana hibah, serta kepastian pendidikan bagi seluruh siswa.
Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung membahas polemik SMA Siger bersama Laskar Lampung, yayasan, dan Dinas Pendidikan. Pembahasan menyoroti legalitas sekolah, penggunaan dana hibah, serta kepastian pendidikan bagi seluruh siswa. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

"Dari sekitar 30 persyaratan, yang belum terpenuhi hanya tanah dan bangunan sekolah. Tadinya kita menunggu hibah tanah dan bangunan dari Pemkot, tetapi prosesnya membutuhkan persetujuan DPRD sehingga memerlukan waktu," jelasnya.

Karena proses tersebut belum selesai sementara tahun ajaran baru telah dimulai, siswa akhirnya dipindahkan sementara ke sejumlah sekolah swasta.

Menjawab sorotan mengenai penggunaan dana hibah, Khaidarmansyah memastikan seluruh penggunaan anggaran telah melalui proses audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dana hibah, menurutnya, digunakan untuk membayar gaji guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, serta kebutuhan operasional sekolah. Dari hasil audit tersebut, terdapat sisa anggaran sekitar Rp 120 juta yang telah dikembalikan ke kas daerah.

Advertisements

"Sesuai hasil audit BPK, ada sisa dana sekitar Rp 120 juta dan itu sudah kami kembalikan ke kas daerah," ujarnya.

Terkait rencana operasional kembali SMA Siger, Khaidarmansyah menyampaikan pemerintah masih menunggu arahan lebih lanjut dari Wali Kota Bandar Lampung setelah seluruh persyaratan perizinan dapat dipenuhi.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements