"Wartawan harus memiliki identitas profesi yang jelas. Apakah ia fokus pada olahraga, politik, budaya, ekonomi, atau bidang lainnya. Selama ini banyak wartawan seolah menguasai semua bidang, padahal tanpa spesialisasi kualitas pemberitaan menjadi kurang maksimal," tegas Farij.
Farij juga mengapresiasi tingginya partisipasi pengurus PJS dari berbagai daerah. Ia menilai kehadiran para delegasi mencerminkan kuatnya rasa memiliki terhadap organisasi sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme insan pers.
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Nasional III Pro Jurnalisme Siber secara resmi saya buka," ucap Farij sembari mengetuk meja sebagai tanda dimulainya forum organisasi.
Usai seremoni pembukaan, agenda dilanjutkan dengan sidang Musyawarah Nasional yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba.
Dalam forum tersebut, para peserta akan membahas berbagai program strategis organisasi, menyusun arah kebijakan PJS untuk periode mendatang, sekaligus menentukan kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat eksistensi organisasi dan mempercepat langkah menuju pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers.