Harga Emas Berpeluang Menguat di Tengah Ekspektasi Suku Bunga The Fed dan Ketidakpastian Global

Kondisi tersebut membuat harga emas memperoleh dukungan dari dua faktor utama, yakni harapan penurunan suku bunga dalam jangka pendek dan meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik.
Arif Setiawan - Sabtu, 01 Agt 2026 - 10:28 WIB
Ilustrasi emas batangan. Pergerakan harga emas global dipengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed, data ekonomi Amerika Serikat, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik
Ilustrasi emas batangan. Pergerakan harga emas global dipengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed, data ekonomi Amerika Serikat, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik - Poto ilustrasi

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Prospek harga emas global masih mendapat dukungan dari sejumlah sentimen utama, mulai dari ekspektasi perubahan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) hingga meningkatnya permintaan terhadap aset safe-haven akibat ketidakpastian geopolitik.

Meski demikian, para pelaku pasar menilai The Fed berpotensi mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama dari perkiraan apabila tekanan inflasi belum menunjukkan penurunan yang konsisten.

Kondisi tersebut membuat harga emas memperoleh dukungan dari dua faktor utama, yakni harapan penurunan suku bunga dalam jangka pendek dan meningkatnya minat investor terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik.

Di sisi lain, Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan bahwa klaim awal tunjangan pengangguran pada pekan lalu meningkat, namun angkanya masih lebih rendah dibandingkan perkiraan pasar. Data tersebut mencerminkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS masih relatif tangguh.

Advertisements

Perkembangan tersebut menunjukkan perekonomian Amerika Serikat belum memperlihatkan tanda-tanda pelemahan yang signifikan. Kondisi ini diperkirakan akan tetap menjadi salah satu indikator utama yang dipertimbangkan The Fed dalam menentukan apakah tekanan inflasi telah cukup mereda sehingga membuka peluang perubahan kebijakan moneter.

Sementara itu, perkembangan hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Vietnam juga menjadi perhatian pasar. Amerika Serikat telah mengeluarkan kesimpulan akhir atas penyelidikan berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan 1974. Menanggapi langkah tersebut, Vietnam menyampaikan tanggapannya terkait pemberlakuan tarif baru sebesar 12,5 persen oleh AS.

Pemerintah Vietnam juga menyatakan, "Kami mendesak Amerika Serikat untuk sepenuhnya menilai upaya Vietnam dalam pembuatan dan penegakan hukum."

Menurut para analis, dalam jangka pendek, arah pergerakan dolar Amerika Serikat (USD), rilis data ekonomi AS, serta perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah akan menjadi tiga faktor utama yang menentukan pergerakan harga emas di pasar global.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements