Warga Waylaga Gerah, Debu dan CSR Semen Baturaja Dibawa ke DPRD

CSR Semen Baturaja Dipertanyakan, Warga Waylaga Klaim Tinggal Hanya 100 Meter dari Pabrik
Dedi Andrian - Selasa, 15 Sep 2026 - 15:23 WIB
Ilustrasi warga Way laga protes CSR Semen Batu Raja
Ilustrasi warga Way laga protes CSR Semen Batu Raja - Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

 

 

Warga Waylaga Adukan Debu dan CSR Semen Baturaja ke DPRD, Pertanyakan Hak Kampung yang Berjarak 100 Meter

 

Advertisements

BANDARLAMPUNG – Persoalan debu yang dirasakan warga Kelurahan Waylaga, Kecamatan Sukabumi, Bandarlampung, mulai dibawa ke ranah resmi.

Warga berencana menyampaikan laporan tertulis kepada DPRD Bandarlampung terkait dugaan dampak aktivitas PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. sekaligus mempertanyakan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Aspirasi tersebut disiapkan melalui pengurus RT yang mewakili warga di permukiman yang berhadapan langsung dengan kawasan industri PT Semen Baturaja di Kecamatan Panjang.

Ketua RT 16/Lingkungan 2 Kelurahan Waylaga, Chivu, mengatakan laporan tertulis sedang disusun dan ditargetkan disampaikan kepada DPRD Bandarlampung dalam pekan ini.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat dan mendapat arahan untuk menyampaikan persoalan tersebut melalui Komisi III.

“Saya diarahkan untuk menghubungi Komisi III. Saya diberi arahan tentang apa yang harus dilakukan dan diminta membuat laporan resmi tertulis,” kata Chivu, Senin 14 September 2026.

Menurutnya, laporan tersebut akan membawa aspirasi warga RT 15 dan RT 16 Lingkungan 2, terutama mengenai persoalan debu serta program CSR perusahaan.

Chivu mengatakan, warga tidak hanya mempertanyakan keberadaan program sosial perusahaan, tetapi juga siapa masyarakat yang menjadi sasaran penerima manfaat.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements