LAMPUNG UTARA – Sekitar 20 siswa dan siswi peserta lomba Peraturan Baris-berbaris (PBB) tingkat SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dilarikan ke rumah sakit setelah mencapai garis finis, Rabu (12/8/2026).
Para pelajar tersebut mengalami kondisi lemas hingga pingsan setelah mengikuti lomba yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Kegiatan lomba PBB diikuti sebanyak 198 pelajar yang terbagi dalam 83 regu putra dan 115 regu putri. Perlombaan berlangsung selama dua hari dengan menempuh jarak kurang lebih 3 kilometer.
Rute lomba dimulai dari gerbang utama Stadion Sukung Kotabumi dan berakhir di Lapangan Koramil Kotabumi.
Sebelum perlombaan dimulai, seluruh peserta bersama dewan guru, pendamping, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mengikuti acara pembukaan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Lampung Utara Romli.
Para peserta terlihat antusias menyusuri rute yang telah ditentukan. Meski cuaca cukup panas, mereka tetap bersemangat hingga mencapai garis finis.
Aksi para pelajar tersebut juga mendapat perhatian dan apresiasi dari warga yang sejak pagi berada di sepanjang jalur yang dilalui peserta.
Situasi berubah setelah sejumlah peserta mencapai garis finis. Beberapa siswa dan siswi dilaporkan satu per satu mengalami kondisi lemas hingga pingsan.
Pantauan di lokasi, sejumlah mobil ambulans terlihat beriringan membawa peserta yang membutuhkan penanganan medis ke rumah sakit terdekat.
Kondisi cukup ramai terlihat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS Mayjen Ryacudu. Sejumlah peserta mendapat perawatan setelah mengalami kondisi tidak fit usai mengikuti lomba.
Salah seorang sopir ambulans yang ditemui di lokasi mengatakan, peserta yang pingsan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Sebagian lainnya bahkan dirujuk ke RS Maria Regina.
“Ada sekitar 20 peserta yang pingsan. Sebagian besar peserta yang pingsan perempuan,” katanya.