Pasca Lakalantas Maut, Peratin Trimulyo Desak Pemprov Lampung Benahi Turunan Cuaca

Pasca kecelakaan maut di Turunan Cuaca, Peratin Trimulyo mendesak Pemprov Lampung mengevaluasi kemiringan dan desain jalur demi keselamatan pengguna jalan.
Rinto Arius - Senin, 17 Agt 2026 - 12:47 WIB
jalur Turunan Cuaca Pekon Trimulyo Kecamatan Gedungsurian yang kerap mkan korban nyawa.
jalur Turunan Cuaca Pekon Trimulyo Kecamatan Gedungsurian yang kerap mkan korban nyawa. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Pasca kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut kembali terjadi di kawasan Turunan Cuaca, Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat, perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan di jalur tersebut kembali menjadi sorotan.

Peratin Trimulyo, H. Buchori, S.P., mengimbau seluruh pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut. Kondisi jalan yang memiliki turunan dan tanjakan curam, panjang, serta berkelok dinilai membutuhkan kehati-hatian ekstra.

Buchori mengatakan, kendaraan yang melintas dari arah atas harus lebih waspada, terutama pengendara yang menempuh perjalanan jauh. Pengemudi disarankan beristirahat terlebih dahulu sebelum memasuki turunan untuk memastikan kondisi mesin dan sistem pengereman kendaraan dalam keadaan baik.

“Kepada pengguna jalan yang dari atas harus ekstra hati-hati. Lebih baik istirahat dulu sebelum turunan untuk mendinginkan mesin maupun rem, terutama bagi pengendara yang melakukan perjalanan jauh. Ini penting untuk mengantisipasi rem blong yang dapat berakibat fatal,” kata Buchori.

Advertisements

Menurutnya, kewaspadaan juga diperlukan bagi pengguna jalan dari arah bawah yang hendak menanjak. Pengendara harus memperhatikan kendaraan yang datang dari arah atas sehingga dapat mengambil langkah antisipasi apabila kendaraan tersebut mengalami kendala.

“Pengguna jalan dari bawah yang mau naik juga harus selalu waspada untuk memantau pengguna jalan yang dari atas. Selain itu, jangan membawa muatan berlebihan karena tanjakannya memang tinggi, berkelok dan panjang,” ujarnya.

Buchori menjelaskan, kondisi tanjakan di lokasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan. Kendaraan dapat kehilangan tenaga ketika menanjak, terutama jika membawa muatan berlebih.

“Tanjakan tersebut sering menghabiskan tenaga kendaraan apabila kita tidak hati-hati, sehingga kendaraan menjadi tidak kuat menanjak. Karena itu, pengendara harus benar-benar memperhitungkan kondisi kendaraan dan muatan sebelum melintasi jalur tersebut,” jelasnya.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Namun, menurut Buchori, persoalan keselamatan di jalur tersebut tidak cukup hanya dibebankan kepada pengguna jalan. Pemerintah juga dinilai perlu mengambil langkah nyata karena kondisi jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan telah berlangsung cukup lama.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Lampung memberikan perhatian serius dan melakukan kajian teknis terhadap kondisi Turunan Cuaca. Salah satu solusi yang diharapkan adalah perubahan jalur atau pengurangan tingkat kemiringan tanjakan sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

“Harapan kami kepada Pemerintah Provinsi agar kiranya dilakukan perubahan jalur jalan atau penurunan volume kemiringan tanjakan. Karena kondisinya terlalu curam dan mengakibatkan banyak terjadi kecelakaan, salah satunya karena kendaraan mengalami rem blong,” tegas Buchori.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, kata Buchori, ruas jalan tersebut telah berulang kali menjadi lokasi kecelakaan. Warga mencatat sekitar delapan orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalur tersebut, sementara korban luka disebut jauh lebih banyak.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements