Rama Apriditya Soroti Tata Kota Bandar Lampung di Tengah Ambisi Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Rama Apriditya: Pertumbuhan Ekonomi Harus Diiringi Tata Kota dan Infrastruktur yang Matang
Krisna Jeri - Selasa, 18 Agt 2026 - 16:19 WIB
Ketua Fraksi Golkar sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Rama Apriditya menyoroti pentingnya pembenahan tata kota, RTH, jalan dan drainase untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Ketua Fraksi Golkar sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Rama Apriditya menyoroti pentingnya pembenahan tata kota, RTH, jalan dan drainase untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dan aktivitas usaha harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan tata ruang serta penghormatan terhadap kepentingan masyarakat.

Selain fasilitas umum, Rama turut menyoroti persoalan berkurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) akibat pembangunan permukiman yang semakin masif.

Kawasan yang memiliki fungsi sebagai daerah resapan air, termasuk wilayah Kemiling, dinilai perlu mendapat perhatian lebih agar pembangunan tidak meningkatkan risiko persoalan lingkungan dan banjir.

DPRD Bandar Lampung, kata Rama, berkomitmen memperketat pengawasan terhadap keberadaan RTH sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.

Advertisements

Untuk memenuhi kebutuhan RTH pada masa mendatang, DPRD bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga tengah mengkaji sejumlah titik yang berpotensi dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau baru.

“Untuk di 2027 RTH kita lagi membuat kajian kembali di setiap kecamatan. Nanti tim Bappeda sedang mengkaji titik-titik RTH baru ke depannya,” jelas Rama.

Persoalan drainase juga menjadi perhatian DPRD Bandar Lampung. Kondisi cuaca dan perubahan iklim dinilai menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem drainase sebelum memasuki periode dengan curah hujan tinggi.

Komisi III DPRD Bandar Lampung telah menyepakati bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Pemerintah Kota Bandar Lampung agar penanganan banjir menjadi salah satu fokus dalam penyusunan anggaran 2027.

Advertisements

Rama menilai pembangunan jalan tidak dapat dipisahkan dari sistem drainase. Keduanya harus dirancang secara terpadu agar pembangunan infrastruktur tidak justru memunculkan persoalan baru ketika hujan turun.

“Kami bersepakat dengan pemerintah kota fokus di anggaran 2027 untuk penanganan banjir. Maksudnya, kita membangun jalan beserta drainase karena itu satu kesatuan,” ujar Rama.

Menurutnya, pembenahan drainase secara menyeluruh diperlukan agar persoalan banjir tidak hanya ditangani secara parsial di titik-titik tertentu.

Rama menilai pembangunan ekonomi di Bandar Lampung harus tetap ditempatkan dalam kerangka peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements